Kuat, Berani, Canggih, Sosok Seorang Letda Ajeng Tresna

Kuat, Berani, Canggih, Sosok Seorang Letda Ajeng Tresna

kuat-berani-canggih-letda-ajeng-tresna

Pertempuran dari jaman dahulu kala selalu didominiasi oleh kaum laki-laki. Banyak yang beranggapan bahwa kaum perempuan adalah kaum yang lemah dan tidak cocok untuk berjuang di medan pertempuran. Pemikiran seperti ini semakin modern semakin terkikis karena perempuan adalah kaum yang kuat layaknya laki-laki. 

Kabar gembira pun datang dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang mengangkat seorang perempuan menjadi pilot pesawat tempur wanita yang pertama. Pastinya TNI tidak sembarangan mengangkat seseorang menjadi pilot pesawat tempur. Apalagi TNI yang nantinya melindungi Warga Negara Indonesia dari ancaman keamanan yang mungkin terjadi. Pilot perempuan pertama tersebut bernama Letda Pnb Ajeng Tresna Dwi Wijayanti.

letda-ajeng-tni-angkatan-udara

Perjuangan Letda Ajeng di TNI Angkatan Udara

Perempuan yang memiliki nama lengkap, Ajeng Tresna Dwi Wijayanti adalah seorang puteri dari pasangan Kolonel Sus Prayitno dan Wiwi Sundari, akan menginjak umur yang ke 25 pada bulan September nanti. Letda Ajeng adalah seorang perwira Akademi Angkatan Udara (AAU) lulusan tahun 2018. Letda Ajeng memulai pengabdian di Skadron Udara 15 Wing Udara 3 Lanud Iswahjudi Magetan. Dari sana Letda Ajeng dipercayakan untuk mengoperasikan pesawat tempur supersonik T50 Golden Eagle. Pesawat buatan Amerika Serikat-Korea Selatan tersebut merupakan pesawat tempur andalan TNI AU.

Sejak awal, Letda Ajeng memiliki tekad yang kuat untuk menjadi penerbang pesawat tempur karena didukung oleh para instruktur yang mengatakan adanya potensi fisik, psikis dan bakat Letda Ajeng.

letda-ajeng-dilantik-kasau

Letda Ajeng dilantik sebagai pilot pesawat tempur wanita pertama oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna bersama 44 perwira Angkatan Laut lainnya pada Upacara Wisuda Siswa Angkatan Penerbang Angkatan ke-67 di Auditorium IG Dewanto, Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, hari Senin, 18 Mei 2020 yang lalu.

Keinginan Letda Ajeng menjadi pilot pesawat tempur tidak terwujud dalam semalam, tetapi melalui kerja keras, tekad, semangat, dan dukungan yang terus mengalir dari orang-orang sekitar Letda Ajeng. Berbagai ujian fisik dan psikis juga telah dilewati dengan baik. 

Ke depannya pasti akan ada artikel-artikel menarik dan insightful lainnya. Jadi subscribe Newsletter Mineola dan ikuti sosial media Mineola yaa.

Subscribe here.

FacebookInstagramPinterest.

 


Leave a comment