Kisah Alamanda Shantika, Wanita Bisa Juga Ngoding

Kisah Alamanda Shantika, Wanita Bisa Juga Ngoding

Kisah-Alamanda-Shantika-Wanita-Bisa-Juga-Ngoding

Siapa yang tidak mengenal Gojek? Pastinya Teman Mineola sudah kenal sama sebuah perusahaan transportasi yang berbasis teknologi asal Indonesia ini. Startup ride-hailing ini resmi melepas status unicorn dan menyandang status sebagai startup Decacorn yang pertama di Indonesia pada April 2019. Kenalan yuk sama salah satu wanita yang berada di balik layar perusahaan teknologi tersebut, Alamanda Shantika atau kerap disapa Ala. Ala merupakan sosok yang meruntuhkan stereotipe dan menjadi inspirasi keren bagi perempuan lain yang ingin berkiprah di bidang ini. Muda, berbakat dan memiliki segudang prestasi di bidang teknologi. Baca kisah Alamanda Shantika, wanita bisa juga ngoding!

Muda, Ambil Resiko

Ala mencintai matematika. Sejak berusia 4 tahun, ayahnya sering mengajarinya matematika dasar. Setelah mengetahui lebih dalam, ia mencoba membuat halaman-blog sendiri untuk menempatkan esai, puisi, dan desainnya. Bergairah dalam matematika dan Teknologi Informasi, membawa Alamanda Shantika ke tingkat pemecahan masalah yang lebih tinggi. Hal ini bukan hanya tentang membuat aplikasi teknologi, tetapi Ala juga memiliki mata yang tajam untuk mengidentifikasi masalah dan menawarkan solusi.

Proyek pertamanya dimulai ketika dia masih menjadi mahasiswa di Universitas Bina Nusantara. Pada tahun 2009, ia dan teman-temannya membuat Pentool Studio untuk membantu dan mengembangkan usaha kecil pengusaha (UMKM) yang kesulitan membuat website sendiri.

Karir sebagai IT

Pada tahun 2012, Ala memulai karirnya sebagai Head of Technology dan UI/UX di Berrybenka.com . Selain itu, ia pernah bekerja di Kartuku dan juga memulai pekerjaan sebagai konsultan lepas di Gojek pada tahun 2014. Setahun kemudian, ia menerima tawaran Nadiem Makarim untuk bergabung secara permanen di Gojek. Ala mengawali posisinya di Gojek sebagai Vice President of Product. Karirnya di Gojek dimulai dari bulan Mei 2014 hingga September 2016, Ala menduduki posisi baru di Gojek sebagai Vice President, People's Journey- People and Culture, di mana ia membawahi 130 ahli IT.

Proyek Mandiri Alamanda Shantika

Binar Academy adalah platform yang memberikan pendidikan nonformal gratis selama tiga bulan untuk mendukung perkembangan teknisi teknologi Indonesia di masa depan. Latar belakang berkembangnya Binar Academy juga karena ketertarikannya pada dunia pendidikan dan kontribusinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Pada tahun 2018, sekolah coding ini telah memiliki 10.000 siswa terdaftar, dan telah meluluskan sekitar 400 peserta pada tahun 2020. Binar Academy telah menjadi cara lain untuk mendukung keinginan Indonesia untuk go-digital, karena kenyataannya, jumlah programmer di Indonesia masih sedikit.

Di sisi lain, Ala juga meluncurkan Gerakan 1000 Startup dan FemaleDev untuk menciptakan ekosistem startup digital. Ala ingin berbagi pengalaman masa lalunya di Gojek, bahwa tidak hanya hard skill yang dibutuhkan dalam sebuah startup, tetapi juga soft skill seperti jiwa kepemimpinan dan masalah yang sama yang akan dia selesaikan melalui FemaleDev. Menurutnya, banyak perempuan yang tertarik dan dipekerjakan sebagai developer. Namun, masih ada celah atau kekurangan dalam semangat kepemimpinan.

Pendapatnya tentang peran perempuan dalam teknologi di Indonesia, ia menyadari ada isu bias gender di bidang tersebut. Menurut Ala, dengan bertambahnya usia, bias gender dapat diatasi dan dengan pemberdayaan yang tidak hanya untuk perempuan tetapi juga semua pihak. Dengan demikian, sebagai seorang wanita, dengan terlibat dalam posisi kepemimpinan dalam sebuah kelompok, kita dapat (sebagai seorang wanita) memiliki kesempatan yang sama di industri teknologi.

Waktu Anda untuk Mengambil Bagian dari Teknologi dan Digital

“Untuk mempelajari sesuatu, siapa pun bisa melakukannya. Bahkan dari Youtube, ada banyak platform pendidikan. Sekarang pertanyaannya ada pada diri kita sendiri, seberapa beraninya kamu belajar dan seberapa besar rasa percaya dirimu?”

Singkatnya, Ala menantang kita, tidak hanya untuk wanita, tetapi untuk semua orang yang ingin mengambil langkah berbeda untuk mengubah hidup mereka, dan itu tidak terbatas hanya pada jenis kelamin, agama, atau apa. Selama Anda mau belajar, Anda akan menguasainya. Jadi inilah saatnya Anda membuat sesuatu yang baru, terutama di dunia digital dan teknologi. Jika tidak sekarang lalu kapan?



Ke depannya pasti akan ada artikel-artikel menarik dan insightful lainnya. Jadi subscribe Newsletter Mineola dan ikuti sosial media Mineola yaa.

Subscribe here.

FacebookInstagramPinterest


Leave a comment