4 Jenis Tes Pemeriksaan Virus Covid-19

4 Jenis Tes Pemeriksaan Virus Covid-19

tes-covid-19-4-jenis

Ada pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati. Hal itu benar adanya apalagi terkait dengan pandemi virus Covid-19 ini. Deteksi awal pada virus Corona sangat krusial dan penting bagi kesembuhan pasien. Oleh karena itu apabila terdapat gejala yang mendekati dengan gejala Covid-19, lebih baik melakukan tes pemeriksaan virus Covid-19. Berikut 4 jenis tes pemeriksaan virus Covid-19 yang dapat kamu lakukan dan pilih sesuai dengan budget dan kondisi.

1. Rapid Tes

tes-corona-rapid-covid19

Rapid tes adalah jenis tes yang paling mudah didapatkan dan paling cepat mendapatkan hasilnya. Rapid tes menggunakan sampel darah untuk mengetahui adanya virus Covid-19. Caranya adalah dengan mendeteksi apakah ada imunoglobuin yang terbentuk akibat infeksi.

Saat kamu menggunakan rapid tes, maka hasil tes akan keluar dalam waktu 15-20 menit. 

Walaupun nyaman dan fleksibel, tes ini memiliki kelemahan. Hasil tes dapat memunculkan hasil negatif (false-negative) padahal sebenarnya positif. Hal ini dikarenakan tes yang dilakukan kurang dari 7 hari usai terkena infeksi.

2. TCM

tes-tcm-cepat-molekuler

TCM atau Tes Cepat Molekuler umumnya digunakan pada pasien penyakit Tuberkolosis. Tes ini digunakan dengan dahak dengan amplifikasi asam nukleat berbasis catridge. Sampel dahak akan di tes menggunakan catridge yang kemudian dimasukkan ke dalam mesin.

Hasil tes memakan waktu kurang lebih dua jam. 

Tes ini dapat kamu lakukan di 132 Rumah Sakit serta beberapa puskesmas rujukan pemerintah. 

3. Tes Serologi

tes-serologi-antibodi

Tes serologi atau yang biasa disebut dengan tes antibodi adalah pemeriksaan awal Covid-19, mendeteksi antibodi IgM dan IgG terhadap SARS-CoV-2 dalam darah. Apabila hasil yang didapatkan adalah reaktif (terdapat antibodi SARS-CoV-2), maka diperlukan isolasi mandiri sebelum melakukan tes PCR. Tes ini mirip dengan Rapid Tes, namun karena dilakukan di labotorium dan menggunakan instrumen robotik, tes serologi ini memiliki hasil yang lebih akurat.

4. PCR

tes-pcr-swab-covid-19

Tes PCR atau Polymerase Chain Reaction, biasanya disebut dengan Swab Tes. Tes PCR menggunakan sampel lendir dari hidung dan/atau tenggorokan. Sampel tersebut kemudian dibawa ke labotorium dan diperiksa dengan peralatan khusus.

Hasil tes PCR memakan waktu lebih lama karena tes ini melalui dua kali proses, yaitu tahap ekstraksi dan amplifikasi.

Keakuratan hasil tes PCR mencapai 98% sehingga kocek yang dikeluarkan untuk menjalani tes ini lebih mahal.

--

Setelah membaca keempat metode pemeriksaan virus Covid-19, yang manakah yang akan kamu pilih? Semoga artikel ini membantu dalam memberikan informasi yang tepat.  

Mineola pasti akan membuat ada artikel-artikel menarik dan insightful lainnya. Jadi subscribe Newsletter Mineola dan ikuti sosial media Mineola yaa.

Subscribe here.

FacebookInstagramPinterest.


1 comment


  • andry

    thanks min


Leave a comment